Page 176 - IRBI-2022
P. 176
INDEKS RISIKO BENCANA 2015-2022
PROVINSI MALUKU
Provinsi Maluku beribukota di Kota Ambon memiliki luas wilayah 46.914 km2 serta memiliki
1.392 pulau. Wilayah administrasi Provinsi Maluku terdiri dari 9 kabupaten, 2 (dua) kota, 118
kecamatan dengan jumlah penduduk 1.862.626 jiwa (BPS 2022).
Kondisi topografi wilayah Maluku terutama di pulau-pulau besar merupakan dataran rendah,
berbukit dan gunung. Wilayah kabupaten/kota dengan topografi dataran rendah meliputi
Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagi-
an Timur dan Buru. Maluku memiliki iklim yang tropis terdapat musim kemarau dan
penghujan.
Berdasarkan Data DIBI BNPB dan BPBD Provinsi Maluku, dalam 10 tahun terakhir terdapat
158 kejadian bencana. Jenis bencana dengan jumlah kejadian terbanyak adalah banjir. Se-
dangkan jenis bencana dengan dampak terbesar adalah gempabumi. Berdasarkan KRB
Provinsi Maluku tahun 2022, hasil rekapitulasi tingkat risiko dengan kelas tinggi adalah
bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrim, Gelombang Ekstrim dan Abrasi, Gempabumi,
Likuefaksi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Letusan Gunungapi Banda Api, Letusan Gunungapi
Wurlali, Kekeringan, Tanah Longsor danTsunami memiliki tingkat risiko. Berdasarkan hasil
pengukuran indeks risiko bencana Indonesia (IRBI) 2022 Pemerintah Maluku memiliki kelas
risiko tinggi dengan nilai 162,47. (tinggi).
ANCAMAN BENCANA:
Gempabumi, tsunami, banjir, tsunami,
tanah longsor, kebakaran hutan dan la-
han, kekeringan, gelombang ekstrim dan
abrasi.
NILAI IRB 2022:
162.47
Grafik nilai indeks risiko Provinsi Maluku dari Tahun 2015 (TINGGI)
sampai dengan tahun 2022
176

