Page 172 - IRBI-2022
P. 172
INDEKS RISIKO BENCANA 2015-2022
PROVINSI SULAWESI BARAT
Provinsi Sulawesi Barat hasil dari pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan dibentuk pa-
da tanggal 5 oktober 2004 memiliki luas wilayah wilayah 16.787,18 km². Sulawesi Barat
terdiri dari 6 (enam) kabupaten dan memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.436.842 jiwa
(BPS, 2022).
Provinsi Sulawesi Barat memiliki topografi yang bervariasi, dari datar, berbukit hingga
bergunung. Wilayah dengan kondisi topografi yang datar dapat dijumpai di sebagian be-
sar Kabupaten Polewali Mandar dan Mamuju Utara sedangkan Mamuju, Majene dan
Mamasa adalah berbukit sampai bergunung. Sulawesi Barat juga merupakan daerah
pegunungan sehingga memiliki banyak aliran sungai yang cukup besar dan berpotensi
untuk dikembangkan.
Berdasarkan data dari DIBI BNPB dan BPBD wilayah Provinsi Sulawesi Barat telah menga-
lami 145 kejadian bencana dalam 20 tahun terakhir. Jenis bencana dengan jumlah ke-
jadian terbanyak dan dengan dampak terbesar adalah banjir, baik dampaknya terhadap
keselamatan jiwa manusia, kerusakan bangunan permukiman dan kerusakan lahan. Ber-
dasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2022, Provinsi Sulawesi Barat memiliki
indeks risiko 165.23 (tinggi).
ANCAMAN BENCANA:
Gempabumi, tsunami, banjir, tsunami,
tanah longsor, kebakaran hutan dan
lahan, kekeringan, gelombang ekstrim
dan abrasi.
NILAI IRB 2022:
165.23
Grafik nilai indeks risiko Provinsi Sulawesi Barat dari Tahun 2015
(TINGGI)
sampai dengan tahun 2022
172

